Dinas Pariwisata Bone Gelar Pelatihan Susur Gua

135

Dinas Pariwisata Kabupaten Bone menggelar Pelatihan Pemandu Wisata Alam Susur Gua (Caving) di Hotel Novena, Sabtu 2-4 November 2019.

Peserta kegiatan ini terdiri dari pengelola objek wisata, kelompok sadar wisata, kelompok mahasiswa pencinta alam dan My Trip My Adventure (MTMA), serta instansi terkait.

Pelatihan dibuka langsung Staf Ahli Bidang Ekonomi Pembangunan dan Keuangan, Drs H.A. Alimuddin dengan menghadirkan narasumber, Ir. Ahmad Jusli dan Andi Erwin Kamal, S.H.

Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata, H. A. Muh. Faizal, S.E., M.Si. dalam laporannya mengatakan, bahwa pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan peran seluruh stakeholder agar memahami pengelolaan destinasi wisata, termasuk sinkronisasi kegiatan antar lembaga, organisasi masyarakat, dan pelaku industri kepariwisataan.

Selain itu tambahnya, “terwujudnya strategi pelaksanaan kegiatan pengembangan destinasi pariwisata Kabupaten Bone. Serta meningkatkan kesiapan produk pengembangan kepariwisataan”. jelasnya.

“Oleh karena itu, output dalam pelatihan ini kita berharap tersedianya pemandu wisata alam gua yang memahami secara detail mengenai telusur gua di Kabupaten Bone” tuturnya.

Terakhir Andi Faisal melaporkan, bahwa dalam pelatihan kali ini para peserta menerima materi yang berfokus pada pemahaman terkait gua, fungsi gua, jenis-jenis gua, serta peralatan dan perlengkapan penelusuran gua.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bone, Budiono S.Sos., M Si. dalam sambutannya, mengatakan di era milenial sekarng ini minat wisatawan untuk berkunjung pada setiap objek wisata, bukan hanya keindahan alam saja tetapi ada juga yang gemar dengan wisata objek khusus yang menantang seperti susur gua.

Lanjutnya mengatakan, salah satu tupoksi Dinas yang dipimpinnya yaitu menginventarisir dan mengelola objek wisata, baik wisata alam, sejarah, maupun buatan. “Untuk itu diperlukan SDM yang mumpuni untuk pengelolaan objek tersebut” ucapnya.

“Oleh karena itu, peserta diharapkan mengikuti secara cermat materi yang diberikan narasumber agar nantinya bisa diaplikasikan di lapangan” harapnya.

Narasumber Ir.Ahmad Jusli membawakan materi “Teknik dan Safety Penelusuran Gua” dan Andi Erwin Kamal, S.H. memaparkan tentang “Pengenalan Peralatan Susur Gua”

“Sebelum masuk dalam gua harus memersiapkan alat pelindung diri yang dibutuhkan, memahami kode etik serta mengetahui kondisi goa yang akan dimasuki,”  kata narasumber Ahmad Jusli.

Sementara Andi Erwin Kamal menjelaskan demi keselamatan, bahwa dalam kegiatan penelusuran gua harus didikung penguasaan teknik dan peralatan yang memadai, yang tentunya harus mengikuti standard peralatan penelusuran gua.

Menurut Kepala Seksi Promosi Dinas Pariwisata Drs.Abd.Samad, M.Pd. mengatakan setelah peserta menerima teori maka kegiatan selanjutnya ada kegiatan pendampingan.

“Insya Allah besok peserta melakukan kegiatan outdoor dengan mengunjungi gua yang ada di Desa Bacu serta objek wisata Cempalagi” tutur yang sering disapa Kansa (Kanda Samad).